"Memang benar, setelah kita lihat kasus tahun 2023, terdapat 23 kasus, 19 kasus di antaranya adalah kasus anak dan rata-rata pelecehan seksual," ungkapnya pada Telisik.id.

Ia sangat menyayangkan tingginya kasus kekerasan seksual pada anak, terlebih di tanah yang kental akan adat masih saja didapati anak-anak yang mendapatkan kekerasan seksual.

Baca Juga: Ketua Demokrat Kendari Kecam Tindakan Kekerasan Anak di Sekolah

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pemulihan trauma kekerasan seksual yang diterima oleh anak akan berdampak lama terhadap lingkungan pergaulan anak ke depannya. Terlebih, anak merupakan aset berharga bagi orang tua.

Pihaknya berjanji akan terus melakukan pendampingan penyembuhan trauma pada saksi kunci anak dalam kasus pembunuhan anak berusia 6 tahun di Buton Selatan. Dengan menghadirkan konseler untuk melihat perkembangan kondisi psikis anak tersebut.