KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu karakter orang bertakwa adalah senantiasa menegakkan amar makruf nahi mungkar (mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran). Sebab, ini adalah kewajiban penting dalam Islam.
Muballigh Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Yasin, S.Pd., M.Pd mengatakan, menegakkan amar makruf nahi mungkar ini merupakan kewajiban dalam agama Islam yang mesti dilakukan setiap muslim.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surab at-Taubah ayat 71, "Orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain. Mereka melakukan amar makruf nahi mungkar, mendirikan salat, menunaikan zakat serta mentaati Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
"Inilah yang membedakan umat Islam dengan umat yang lainnya. Orang-orang Yahudi tidak melarang kemungkaran di antara mereka seperti yang dijelaskan dalam surah al-Maaidah ayat 79. Sementara orang-orang munafik yang malah melakukan amar mungkar nahi makruf, yang juga dijelaskan dalam at-Taubah ayat 67," katanya, Jumat (8/1/2021).
Baca juga: Anak Menantu Menikah dengan Mertua Bolehkah?
