KENDARI, TELISIK.ID - Anggota Dewan menilai kebijakan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir terkait tinggal di rumah saja selama tiga hari ke depan guna mencegah penyebaran COVID-19 tergesa-gesa.
Anggota Komisi III DPRD Kendari, La Ode Ashar, mengatakan, tidak selayaknya Sulkarnain Kadir mengambil langkah kebijakan tersebut yang dinilainya tidak mementingkan masyarakat miskin.
"Itu konyol dan tanpa pendalaman. Tidak berpihak dan anti pada masyarakat miskin yang hanya berharap pada upah atau pendapatan harian," papar Ashar, Jumat (10/4/2020).
Baca juga: Perlindungan Tenaga Medis dan Penyaluran Sembako Harus Dipercepat
Politisi Partai Golkar itu juga mengatakan, tidak ada jaminan selama tiga hari tanpa aktivitas, wabah COVID-19 bisa terputus penyebarannya.
