Selanjutnya, Oky juga menyebut bahwa Polsek Patumbak terlalu terburu-buru menyebutkan Mahira Dinabila tewas minum Baygon cair atau racun serangga.
"Sewaktu Mahira ditemukan tewas, Polsek Patumbak menyebut Mahira tewas minum Baygon cair. Tapi, sampai saat ini, penyidik Polrestabes Medan menyebut minum racun. Besok tewas karena minum apa lagi," heran Oky.
Terpisah, Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago ketika dikonfirmasi mengaku, belum mengetahui adanya informasi akan dijualnya rumah tempat Mahira ditemukan tewas.
"Saya belum monitor masalah itu. Saya cek dulu," ucapnya.
