Pernyataan itu merujuk pada temuan bahwa siswa lebih siap mengikuti pelajaran ketika kebutuhan makan terpenuhi.

Baca Juga: Ribut Pegawai Dapur MBG Diangkat jadi PPPK 2026 Tak Sebanding Gaji Guru Honor, Begini Reaksi BGN

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan MBG merupakan bagian dari strategi pembangunan manusia jangka panjang. Program ini diarahkan untuk mendukung kualitas kesehatan dan kemampuan belajar peserta didik sejak usia dini hingga pendidikan menengah.

“Program MBG yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto merupakan investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia. Kita sedang menyiapkan generasi 2045, yakni mereka yang hari ini masih berada di bangku PAUD, SD, SMP, SMA, bahkan yang masih dalam kandungan, agar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat secara fisik maupun mental,” ucap Mu'ti.

Data evaluasi tersebut menjadi dasar bagi kementerian untuk melanjutkan dan memperluas cakupan program. Pemerintah menyatakan pemantauan akan dilakukan secara berkala guna memastikan dampaknya tetap terukur serta selaras dengan kebutuhan sekolah di berbagai daerah. (C)