Menurutnya, program beasiswa tersebut sudah mulai dijalankan tahun ini dengan menyasar 12.500 guru di berbagai daerah. Masing-masing penerima beasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta per semester untuk mendukung biaya pendidikan.

“Masing-masing Rp3 juta per semester dan informasi yang saya terima, semua sekarang sudah mulai kuliah dengan sistem RPL, Rekognisi Pembelajaran Lampau,” jelasnya.

Baca Juga: Tunjangan Profesi Guru ASN dan Non-ASN Cair Triwulan IV 2025, Cek Jadwal Resminya

Abdul Mu'ti menambahkan bahwa melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), para guru penerima beasiswa dapat menyelesaikan studinya dalam waktu relatif singkat.

“Harapan kami dalam 1 tahun program ini selesai dan mudah-mudahan bisa diwisuda pada tahun yang akan datang,” ujarnya.