Atas keputusan MA ini, publik merespons dengan plesetan MA adalah Mahkamah Adik sedangkan MK yang pernah memuluskan Gibran sebagai cawapres dianggap MK adalah Mahkamah Kakak.
Baca Juga: Menjajal Ahok di Pilkada Gubernur Sumatera Utara
Kaesang yang memang terobsesi untuk maju di Pilkada DKJ dalam posisi apapun, kuat dugaan ingin sebagai wakil gubernur. Kaesang menghadirkan seloroh ingin berpasangan bersama Anies. Hanya saja, Kaesang meralat pernyataannya dengan menyatakan Kaesang dan Anies berbeda.
Publik memahami ralat dari pernyataan Kaesang. Ralat Kaesang ini menunjukan dirinya memahami hubungannya dengan Anies berbeda posisi politiknya. Anies adalah sosok pengkritik presiden Jokowi yang merupakan ayahnya Kaesang, dan Anies rival dari kakaknya yakni Gibran saat di Pilpres 2024 lalu.
Sinyal Anies dan Kaesang akan dapat dipasangkan, dapat dianggap layaknya “pungguk merindukan bulan” adalah sesuatu yang tak mungkin. Pernyataan Kaesang yang telah menunjukkan ketidakmungkinan pasangkan Anies dan Kaesang karena berbeda secara posisi politik, ini pula yang dihormati oleh Anies.
