"Mudah-mudahan dengan perencanaan ini dapat mempromosikan keunggulan produk yang bersumber dari cagar biosfer. Berimbas kepada omset UMKM dan peningkatan kapasitas UMKM akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: Pulang dari Tanah Suci, Jemaah Haji asal Jawa Timur Wajib Screening COVID-19
Senada, Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Wakatobi, Kasim mengungkapkan bahwa pencantuman logo cagar biosfer ke depan akan menjadi ikon filosofi atau simbol produk brand UMKM Wakatobi.
"Prosesnya cukup panjang karena hal tersebut bagian dari brand. Desainnya itu sudah ada sementara ini kami dalam tahapan memperbupkan itu," ujar Kasim.
Dijelaskan bahwa dalam skema perencanaan ada unsur kode etik atau teknis. Sebab pencantuman logo sangat mahal karena merupakan bagian dari brand dan jati diri daerah.
