Percobaan itu kata dia, untuk memperkuat sistem keamanannya agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Baca Juga: Cegah Korupsi, Gubernur Ali Mazi Lantik Pengurus Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi
"Tingkat keamanan dari aplikasi itu yang sedang dicoba, agar data-datanya orang tidak gampang dibobol," jelasnya.
Iswanto bilang, sebelum diumumkan untuk bisa dipakai, saat ini pihak Disdukcapil se-Indonesia sudah diinstruksikan untuk download lewat ponsel pintar masing-masing.
Sementara salah seorang warga yang sedang mengantri kepengurusan di Disdukcapil Kendari, M.Ofrin (22) mengaku, sudah mengetahui aplikasi tersebut sebab ia sudah pernah membaca informasinya di beberapa media online.
