"Sebarang sih kak, ada pelanggan anak muda sampai om om juga saya ladeni. Kadang sekali main dapat Rp 500 ribu sampi Rp 1 Juta juga ada, " ungkapnya.
Namun di sisi lain, ia merasa lelah bertahan dengan pekerjaan serta perlakuan pelanggan yang sering di temuinya.
Perempuan asli perantau tersebut pun berencana akan segera lepas dari dunia malam yang dijalaninya.
Hal itu sebenarnya telah lama direncanakan, namun apalah daya akibat tuntutan kehidupan dan sulitnya mencari uang, ia pun harus merelahkan jiwa dan raga untuk bertahan di dalam pekerjaanya tersebut.
"Sulit sekali kak, rencana sih mau keluar dari pekerjaan seperti ini. Tapi situasinya tidak mendukung kasian kak," ungkapnya.
