Strategi itu menurutnya cukup membantu agar tidak selalu bergantung pada pelanggan baru setiap malam.
Meski begitu, ia tidak menampik bahwa persaingan dalam profesinya cukup berat. Ada kalanya calon pelanggan yang sudah bernegosiasi tiba-tiba berubah pikiran setelah melihat pekerja lain yang dianggap lebih menarik.
“Kadang tamu yang sudah mau, batal setelah lihat yang lain,” ungkapnya.
Namun, ia tetap menerima situasi tersebut dengan tenang. “Kalau rezeki tidak ke mana,” katanya menutup pembicaraan malam itu.
