Dalam beberapa keadaan, Nia terkadang ditipu oleh bocah-bocah itu. Dengan dijanjikan uang Rp 100 ribu, salah satu remaja tersebut sesekali menginginkan oral seks.
Tetapi setelah ia melakukannya, mereka pun lari dan tidak memberikan imbalan sepeserpun.
"Saya sering juga ditipu sama itu anak-anak. Kadang mereka minta dicium, kadang cuma sekedar pegang-pegangan saja. Tapi setelah itu tidak mau kasi uang dan lari begitu saja," tuturnya.
Perempuan perantau itu juga mengaku telah populer di kalangan anak remaja yang sering datang di tempat mangkalnya.
Sebab tiap kali ada pria hidung belang yang menginginkan PSK di sana, selalu melalui dirinya.
