KENDARI, TELISIK.ID - Merantau adalah proses pendewasaan diri dengan adaptasi lingkungan baru dan cara bertahan hidup.

Ada beragam cara yang dilakukan para perantau untuk bertahan hidup. Tidak jarang upaya yang dilakukan berseberangan dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Pandemi COVID-19 telah banyak mengubah tatanan kehidupan. Sejak menyebarnya virus ini, banyak orang kehilangan pekerjaan, padahal hidup harus terus berjalan.

Mawar (nama disamarkan), seorang perantau yang berstatus mahasiswa, terpaksa memilih menjadi pelayan pijat refleksi plus-plus.

Memenuhi biaya kuliah yang terbilang mahal di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kendari, membuat dirinya menggeluti dunia layanan pijat plus-plus.