Ia juga mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan batinnya, di waktu istrahat malam di mess site pertambangan, dia terpaksa mencari wanita malam di sekitar daerah tersebut.
"Biasanya cafe yang menyediakan minuman keras di daerah sana juga menyediakan wanita-wanita malam buat para pekerja tambang," ucap Arman.
Baca Juga: Sempat Zero, Dua Orang Warga Kendari Kembali Positif COVID-19
Baca Juga: Jadi Ajang Silaturahmi, KKSS Kendari Peringati Maulid Nabi
Ia menyebut, tarif perempuan malam untuk sekali main lumayan menguras kantong.
