KENDARI, TELISIK.ID - Siapa sangka Melati (nama samaran) perempuan 27 tahun yang bekerja di salah satu toko di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara juga merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Melati setiap pagi hingga sore bekerja sebagai karyawan di salah satu toko, malamnya menjual diri pada pria hidung belang.

Melati mengaku belum begitu lama menjadi seorang PSK. Ia terpaksa menggeluti pekerjaan terlarang itu karena tuntutan ekonomi yang tinggi.

"PSK bukan pekerjaan utamaku, ini tambahan saja. Kalau siang ada juga saya kerja," katanya kepada Telisik.id, Kamis (14/10/2021).

Melati menceritakan awal mula ia terjerumus dalam dunia prostitusi karena diajak temannya. Penghasilan menjaga toko yang belum cukup memenuhi kebutuhannya, sehingga ia terima tawaran itu.