KENDARI, TELISIK. ID - Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, angkat bicara terkait beredarnya video dan pemberitaan yang simpang siur terkait kedatangan 49 WNA dari negeri Tiongkok (Cina).
Kepalan BLK Kendari Laode H Polondu mengatakan bahwa, Kedatangan 49 TKA ke Virtu Dragon Nikel Indonesia (VDNI) sangat meresahkan warga Sulawesi Tenggara (Sultra). Pasalnya kedatangan TKA asal Tiongkok tersebut tidak dilakukan karantina demi mencegah penyebaran virus corona.
"Kemarin (minggu, 15/3/2029) saya satu pesawat, di Pesawat Garuda dengan para WNA. Kami berangkat dari Bandara Soekarno Hatta melalui gate 17 pada pukul 15.45 WIB dan mendarat di Bandara Haluoleo Kendari tiba pukul 20.00 Wita," terang Laode H Polondu.
Baca Juga : https://telisik.id/news/dprd-sultra-pernyataaan-kapolda-hanya-menetralisir-kegaduhan
Laode Polondu menjelaskan, jika dirinya bingung terkait penjelasan oleh pejabat di Sulawesi Tenggara, antara pejabat satu dengan pejabat lain saling bertentangan. Padahal lanjutnya, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker RI, Drs. Aris Wahyudi, M.Si. menyampaikan bahwa, tidak ada perpanjangan Izin TKA dari Ditjen Binapenta Kemenaker untuk TKA yang bekerja di Sultra, bulan Maret 2020 ini.
