KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik proyek pengaspalan dan peningkatan jalan di Kolaka Utara (Kolut) bersama Dinas PUPR Kolut, Konsultan Proyek, PPK, dan perwakilan PT SSMA, hanya dihadiri tiga anggota DPRD Kolut.

Melihat kondisi itu, Ketua DPRD Kolut, Buhari, S.Kel.,M.Si merasa kecewa dan menyatakan jika hal tersebut akan menjadi bahan penilaian masyarakat Kolut.

"Teman-teman sudah lihat tadi yang hadir hanya dua anggota fraksi yakni Faraksi Demokrat satu orang dan Fraksi gabungan Gerakan Indonesia Raya dari Partai Golkar," katanya, Senin (26/12/2021).

Berdasarkan tatib rapat tersebut, kata dia, tidak quorum. Hanya saja ia tidak ingin buang-buang waktu, terlebih lagi semua yang diundang untuk RDP hari ini hadir.

Baca Juga: Vaksinasi Tak Cukup 70 Persen, Dana Transfer Dikurangi, Pejabat, Camat Kades dan Lurah Siap-siap Dinonjob