Baca Juga: Unik: Arab Saudi Luncurkan Paspor Resmi untuk Jutaan Unta
Sejumlah fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari gedung pemerintah, masjid, hingga perbankan. Peristiwa tersebut juga menyebabkan korban jiwa serta penangkapan massal.
Otoritas Iran menuding adanya campur tangan asing dalam memicu eskalasi situasi. Pemerintah menyebut Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang diduga menghasut kerusuhan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam beberapa kesempatan resmi oleh pejabat keamanan dan penegak hukum, yang menilai stabilitas dalam negeri perlu dijaga melalui langkah tegas.
Sementara itu, kantor berita semiresmi Tasnim pada Januari melaporkan sekitar 3.000 orang telah ditahan terkait aksi protes tersebut. Data itu dikutip dari pejabat keamanan setempat. Jumlah tersebut belum seluruhnya diproses pengadilan, sehingga sebagian masih menjalani pemeriksaan atau penahanan sementara. (Xinhua)
