RIYADH, TELISIK.ID - Kerajaan Arab Saudi telah resmi meluncurkan inisiatif paspor unta untuk mengatur populasi unta yang mencapai lebih dari 2,2 juta ekor.

Program ini diresmikan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian, Mansour bin Hilal Al-Mushaiti, pada 3 Februari 2026.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian (MEWA), paspor unta ini bertujuan membangun database nasional yang akurat untuk mengelola unta berdasarkan sensus ternak Juni 2025 yang mencatat 2.235.297 ekor unta.

Dokumen ini akan membantu mengatur perdagangan, transportasi, kepemilikan, serta mencegah penipuan di sektor yang bernilai miliaran dolar, termasuk lomba balap dan kontes kecantikan unta, dilansir dari Sindonews, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga: Unik: Pria Ini Bisa Bertahan Hidup 171 Hari Usai Transplantasi Hati Babi