Baca Juga: Kades di Wakatobi Diingatkan, Jangan Coba-Coba Pecat Perangkat Desa
Mantan senator DPD-RI itu menegaskan, agama secara kontekstual mengandung makna sebagai sumber motivasi dan inspirasi, sekaligus pijakan moril bagi pemeluknya, sehingga membentuk pribadi yang ingklusif, empatik, toleran, bijak, dan bersahabat.
"Melalui agama, kita mendekatkan diri dengan Maha Pencipta," sebutnya.
Pemkab, tambah Rusman, akan terus bekerja sama dengan seluruh steakholder untuk mewujudkan konsep pelaksanaan wasathiyat al-din (jalan tengah dalam beragama) dengan maksud mengedepankan kerukunan antar umat beragama.
"Kerukunan agama yang harmonis selama ini, menjadikan daerah aman dan kondusif," pungkasnya. (B)
