KENDARI, TELISIK.ID – Di balik gemerlap lampu-lampu Kota Kendari saat senja, ada sosok sederhana yang setiap harinya setia dengan sepeda motor miliknya yang mengangkut dagangan siomai.
Ia adalah Arip (40), seorang ayah tiga anak yang telah 12 tahun menggantungkan hidup dari berjualan siomai.
Setiap hari, sejak pukul 17.00 hingga 21.00 Wita, Arip setia menjajakan siomai di Pasar Baruga. Sesekali ia berkeliling ke sekitaran Baruga, berharap ada pelanggan baru yang tertarik mencicipi dagangannya.
Baca Juga: Panas dan Hujan jadi Teman Setia Ibu Pemulung di Kendari dalam Mengais Rejeki
Dari usaha kecil ini, Arip memperoleh penghasilan sekitar Rp 400 ribu per hari. Uang itu menjadi tumpuan hidup istri dan ketiga anaknya, yang masing-masing berusia 20 tahun, 17 tahun, dan si bungsu yang masih duduk di bangku SD, berumur 8 tahun.
