KENDARI, TELISIK.ID - Rijal (60) adalah seorang pemulung yang berjuang untuk menghidupi keluarganya melalui pekerjaan yang tidak mudah. Setiap hari, ia mencari barang bekas dari tumpukan sampah demi mendapatkan pundi-pundi rupiah.
Meski usianya semakin menua, semangat Rijal untuk bekerja tidak pernah surut. Ia dan istrinya, yang turut membantunya memilah sampah, tinggal di Jl Made Sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
Mereka terpisah dari tiga anak mereka yang tinggal di kampung halaman di Buton. Biaya pendidikan anak-anak menjadi beban yang harus mereka tanggung, sehingga hasil dari memulung seringkali dikirim untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.
Baca Juga: Cerita Pengayuh Becak di Kendari yang Tak Kenal Lelah Mencari Nafkah
Setiap pagi, sebelum matahari terbit, Rijal sudah bersiap untuk menyusuri jalanan di sekitar Mandonga, mencari tumpukan sampah sebelum mobil pengangkut sampah datang.
