Setelah kembali ke Jepang, Kaiji aktif belajar agama melalui pengajian online dengan ustad Jepang, serta bergabung dengan komunitas Muslim Indonesia dan mualaf di Tokyo.

Pada tahun 2017, ia akhirnya mengucapkan syahadat dan resmi menjadi mualaf, menambahkan nama "Kadir" menjadi Kaiji Kadir Wada, dilansir dari bbc.com, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Taipan RI Takut Dosa karena Harta Melimpah, Tjio Wie Tay Putuskan jadi Mualaf

Sebelum masuk Islam, Kaiji merasa hidupnya kosong. "Saya seperti cowok biasa yang sekuler, tak punya tujuan hidup jelas. Banyak orang Jepang seperti itu, hidup hanya untuk bekerja hingga kelelahan," katanya.

Namun, setelah memeluk Islam, segalanya berubah. "Semua tujuan dan jawaban ada di Al-Quran. Kini hidup saya punya arah yang jelas, alhamdulillah."