Baca Juga: Kisah Sutinurdin, Pria yang Sudah 30 Tahun Sebagai Petani Padi
Bukan hal mudah bagi perempuan seusianya, namun sang menantu dengan setia mengantar dan menjemput. Perjalanan itu dilalui demi memastikan lapak kecil di depan kampus tetap hidup, menjadi tempat bertemunya penjual sederhana dengan para mahasiswa dan warga sekitar.
Meski memiliki tujuh orang anak yang kini berkeluarga dan tersebar di berbagai daerah, Ibu Y memilih untuk tetap mandiri bersama suaminya.
“Anak-anak sudah punya kehidupan masing-masing. Jadi kami berdua berusaha sebisanya di sini,” ujarnya tenang.
Bagi Ibu Y, lapak itu bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga tentang harga diri dan semangat untuk terus bertahan.
