KENDARI, TELISIK.ID - Konsorsium Mahasiswa Bersatu (KMB) Sultra melakukan demonstrasi di depan Polda Sultra, sebagai bentuk protes atas tindakan represif yang diduga dilakukan oknum kepolisian saat mengamankan jalannya unjuk rasa pada 26 September 2020 pekan lalu.
Buntut tindakan represif yang diduga dilakukan oknum polisi saat aksi unjukrasa tersebut, mengakibatkan seorang mahasiswa mengalami luka yang cukup serius di beberapa bagian tubuhnya.
Menanggapi hal tersebut, KMB Sultra menilai, dalam pelaksanaan Aksi Sedarah yang terjadi pekan lalu, ada oknum kepolisian yang melakukan perbuatan tidak manusiawi, dimana telah melakukan tindakan kekerasan pada salah satu mahasiswa yang sampai saat ini mengalami luka cukup serius.
"Hari ini kami turun dengan tuntutan mendesak Kapolda Sultra untuk bertanggungjawab atas tindakan represif oknum polisi pada mahasiswa dan masyarakat. Kami juga menuntut Kapolda Sultra serta Deskrimum untuk turun dari jabatannya karena tidak becus menyelesaikan persoalan yang terjadi di Sultra," ungkap Jendral Lapangan, Muhammad Sulhijah, Senin (5/10/2020).
Baca juga: Arab Saudi Buka Layanan Umrah, Bagaimana di Daerah?
