Baca Juga: Program IJD Diusul Pemkab Muna, Ridwan Bae Berperan jadi Eksekutor di Pusat

Bachrun menyampaikan komitmennya dengan menyiapkan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan berupa dokumen perencanaan, bisnis plan, AMDAL serta dokumen pendukung lainnya, guna mempercepat realisasi program tersebut.

Pengembangan kawasan wisata terpadu nantinya, mencakup pusat kuliner, arena olahraga, pusat atraksi seni dan budaya, wisata religi serta kawasan budidaya perikanan yang terintegrasi dan saling mendukung.

"Kawasan wisata terpadu itu akan menjadi ikon baru Muna yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," kata Bachrun, Jumat (5/6/2026).

Secara teknis, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muna, Mustajab menerangkan, estimasi anggaran untuk penataan kawasan itu berkisar Rp 100 miliar. Anggaran itu, sudah termasuk perbaikan kolam renang dan gedung Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu.