
Prestasi di bidang literasi tidak kalah memukau.
Salah satu santri berbakat madrasah berhasil dinobatkan sebagai Penulis Terbaik dalam Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta.
Sejumlah rentetan prestasi kelas dunia dan nasional tersebut membawa komitmen Yayasan Ummushabri Kendari dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang kompetitif, adaptif, serta berbasis pada penguatan IPTEK dan IMTAK.
Supriyanto berharap capaian ini tidak membuat seluruh elemen madrasah berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus melahirkan generasi emas Sulawesi Tenggara yang mampu berbicara banyak di panggung internasional. (C-Adv)
