Ketua Satgas COVID-19 IDAI bahkan mengatakan, ada 8000-an anak yang terkonfirmasi positif COVID-19, dengan mayoritas tertular dari orang dewasa di sekitarnya.
"Artinya, anak-anak usia sekolah pun sangat rentan tertular COVID-19," paparnya.
Bramantyo menyayangkan, revisi SKB 4 Menteri dilaksanakan tanpa evaluasi yang jelas terhadap sekolah di zona hijau yang telah menjalankan KBM tatap muka terlebih dahulu. Nyatanya, di zona hijau pun KBM tatap muka masih berkendala dan berisiko tinggi.
Baca juga: Enam Sekolah di Kota Kendari Siap Belajar Tatap Muka
"Di Kalimantan Barat, KBM tatap muka akhirnya ditunda karena tiga orang guru dinyatakan positif COVID-19," ujarnya.
