“Kita terus juga jalin kerja sama dengan pemerintah setempat. Jadi kita harap bagaimana semua lini berperan hingga di desa, sehingga masyarakat paham apa yang mesti dilakukan untuk mencegah stunting,” katanya kepada Telisik.id belum lama ini.

Baca Juga: Hadapi Dunia Kerja, Mahasiswa FPIK UHO Latih Pemetaan dan Pengolahan Data Remote Sensing

Lebih lanjut Asmar mengatakan, BKKBN juga menggandeng pihak TNI dalam pencegahan stunting baik di daerah hingga pusat. Salah satunya melalui program Bapak Asuh Anak Stunting, di mana Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dikukuhkan menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting.

“Kalau di Sultra yang jadi Bapak Asuh Anak Stunting ada komandan Korem, bupati, wakil bupati. Ini program nasional yang diteruskan di daerah. Jadi kita memang juga menjalin kerja sama dengan TNI. Karena lewat TNI kita bisa lebih cepat dalam bergerak dan koordinasi dari TNI juga bagus dan rapi karena mereka pakai system komando,” ujarnya.

Sebelumnya, BKKBN telah menandatangani MoU bersama seluruh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB)  di 17 kabupaten/kota yang ada di Sultra.