Untuk itu, dirinya mengimbau agar masyarakat tetap waspada khususnya dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

“Masyarakat agar tetap memperbaharui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik,“ ujar Asruddin.

Baca Juga: Viral: Camat di Muna Diduga Ancam BPD Terkait PSU Pilkades

Perihal kewaspadaan tersebut, Juha dan Arifin, dua warga asal Desa Potoro, Kecamatan Andoolo, memastikan hal tersebut bakal dilakukan. Mengingat daerah domisili keduanya, acapkali terjadi angin kencang yang mereka lebih kenal dengan sebutan angin ribut. Plus kejadian sambaran petir, ketika hujan turun.

“Takut juga, tapi mesti gimana lagi. Selebihnya kita serahkan saja sama Yang Maha Kuasa,“ sebut Arifin. (A)