Baca Juga: Viral: Camat di Muna Diduga Ancam BPD Terkait PSU Pilkades

Lalu seperti apa kondisi Aceh saat ini? Berikut ini kondisi Aceh setelah Tsunami 18 tahun silam seperti dikutil dari Cnnindonesia.com.

Setelah 18 tahun berlalu, aktivitas masyarakat Aceh sudah berjalan dengan baik. Namun jejak tsunami yang melanda kawasan tersebut masih membekas. Seperti pada Kapal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau biasa disebut PLDT Apung.

Baca Juga: Angin Kencang Tumbangkan Tiang Listrik di Konawe Selatan

Kapal tengker ini terseret sejauh 5 km dari Pelabuhan Ulee Lheue ke tengah permukiman warga di Desa Punge Blang Cut, Kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh. Kini, ia tetap berada di pusat kota. Awalnya, kapal milik PLN ini bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh untuk mengisi bahan bakar. Namun, tiba-tiba tsunami menerjang dan menghantam kapal seberat 2.600 ton, panjang 63 meter, dan lebar 19 meter itu yang kini masih berada di Kota Banda Aceh.