Melansir Halodoc, Jumat (26/6/2026), alkohol memengaruhi pelepasan neurotransmiter, yaitu zat kimia yang berperan dalam penghantaran sinyal di sistem saraf. Perubahan ini menyebabkan perlambatan respon tubuh terhadap rangsangan, termasuk pada area yang berkaitan dengan fungsi seksual.
Selain itu, sensitivitas saraf pada organ sensorik juga dapat menurun. Akibatnya, rangsangan yang diterima tubuh tidak diproses secepat kondisi normal, sehingga respons fisik menjadi lebih lambat.
Baca Juga: Hubungan Intim di Malam Ramadan, Ini Jadwal Sehat yang Dianjurkan Pasangan Suami Istri
Alkohol juga dapat memicu dehidrasi. Kondisi ini berpengaruh pada penurunan volume cairan dalam tubuh, termasuk darah, yang berperan penting dalam sirkulasi menuju organ reproduksi.
Dampak pada Pria
