Walau masih ada kontroversi di Bali, Nadia memastikan bahwa pilot project penyebaran wolbachia akan tetap dilanjutkan di wilayah lain di Indonesia.

Upaya melanjutkan kebijakan penyebaran wolbachia ini, menurut Nadia, mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1341/2022 tentang Penyelenggaraan Pilot Project Penanggulangan Dengue dengan Metode Wolbachia.

Baca Juga: MUI Siap Cabut Sertifikat Halal Produk yang Dukung Agresi Israel ke Gaza

Uji coba penyebaran nyamuk wolbachia di Yogyakarta dan Bantul pada 2022, kata Nadia, menunjukkan hasil positif. Di lokasi ini, wolbachia mampu menekan kasus DBD hingga 77 persen dan menurunkan proporsi rawat inap sampai 86 persen.

“Pemanfaatan teknologi wolbachia juga telah dilaksanakan di sembilan negara lain, termasuk Brasil, Australia, dan Vietnam. Hasilnya menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam pencegahan Dengue,” ujar Nadia.