Ia pun berharap, manajemen koperasi Sangosay bisa mengolah setiap resiko dengan baik agar koperasi ini tetap tumbuh di tengah pandemi.

Baca Juga: Sering Jadi Tersangka saat Laka Lantas, Sopir di Jawa Timur Butuh Perlindungan Hukum

Ia pun mengajak KSP Sangosay bisa terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Manggarai.

"Ini umpama saja, tidak perlu terlalu banyak juga, satu kali satu tahun juga tidak masalah. Bagus kalau ke depannya ada program 'Sangosay Peduli Stunting'. Apapun nama programnya nanti terganti manajemen Sangosay," katanya.

Bupati Nabit mengakui, selama ini KSP Sangosay sudah membantu banyak hal. Tetapi ia menyarankan  kalau bisa tahun ini programnya fokus ke penanganan stunting.