Baca Juga: Petani Kopi Desa Hendea Berharap Pemkab Buton Selatan Fasilitasi Pemasaran

“Masyarakat (petani) tidak malas, kami mau menanam apa saja, hanya ada tidak langkah pemerintah daerah membantu menyiapkan pihak yang akan membeli komoditas kami khususnya biji kopi,” keluh La Ruhi.

La Ruhi mengatakan, sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah setempat dalam memasarkan komoditas biji kopi dari petani lokal.

Kondisi ini, menurut La Ruhi, menimbulkan rasa malas dan acuh dari petani untuk mengelola lahan perkebunan mereka.

Kehadiran produk UMKM bubuk kopi Hendea menciptakan alternatif di kalangan petani setempat dalam menjual komoditas kopi yang telah dipanen. (B)