LUWU UTARA, TELISIK.ID – Korban banjir bandang Luwu Utara terus bertambah jadi 36 orang meninggal dunia, setelah kemarin tim gabungan kembali berhasil menemukan 1 korban di Desa Radda.
Korban berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, BPBD Kota Palopo, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Tagana Kabupaten Luwu Utara, Petugas Damkar Luwu dibantu dari unsur TNI/Polri beserta warga di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.
“Proses evakuasi korban yang belum teridentifikasi tersebut berjalan selama empat jam. Kondisi korban yang tertimbun lumpur dan pepohonan serta akses jalan yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki membuat proses evakuasi cukup sulit dilakukan oleh tim gabungan,” kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB kepada Telisik.id, Minggu (19/7/2020).
Baca juga: Lompat Batu Nias, Tradisi Unik di Dunia
Hingga saat ini dilaporkan ada sebanyak 36 korban meninggal dunia, 67 hilang, 51 luka dan dirawat serta 14.483 mengungsi di tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Sabbang, Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.
