Oleh petugas, Amis diajak komunikasi dan ditanyai terkait pengancaman. Namun, Amis tidak mengingatnya.
Baca Juga: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan, Keluarga Tolak Autopsi
"Amis ini hanya sampaikan minum minuman keras 20 liter kameko dan 5 liter arak bersama rekan-rekannya," ujarnya.
Setelah itu, Amis tidur. Pukul 05.00 Wita, ia terbangun dan menyampaikan merasa pusing. Ia kemudian muntah-muntah.
"Usai muntah itu, Amis menyampaikan kapok mabuk-mabukan," terangnya.
