Kejadian yang menimpa pelajar SMA itu pada November 2023 lalu. Ceritanya, saat itu, kades melintas di depan rumah nenek korban. Kades lalu meminta nomor handphone (HP) korban yang saat itu sedang menyapu halaman.

Baca Juga: Kades Matombura dan Oknum Caleg DPRD Muna Diduga Gauli ABG

Beberapa hari kemudian, kades menghubungi korban via chat di WhatsApp (WA) yang berlanjut percakapan via ponsel.

Kades lalu mengajak korban ketemuan. Beberapa hari kemudian, kades berkunjung ke rumah nenek korban. Dari luar rumah, kades menghubunginya dan meminta agar korban keluar.

Saat posisi mereka berdekatan, kades lalu memegang tangannya mengajak keluar halaman rumah. Di situ, kades melakukan tindakan yang tidak senonoh kepada korban. Setelah itu, kades langsung pulang.