Kegagalan Partai Politik

Korupsi di tingkat lokal yang dilakukan oleh sejumlah kepala daerah harus diakui karena faktor sistem dan biaya politik yang mahal saat Pilkada. Jika berbicara sistem maka sorotan utamanya adalah dalam proses pelaksanaan Pilkada, partai politik menjadi faktor utama dari terjadinya biaya Pilkada yang mahal. Kegagalan partai politik menjalankan peran dan fungsinya yang menyebabkan korupsi tetap tumbuh subur.

Karakter partai politik di Indonesia yang mengabaikan ideologi telah menjadi kenyataan perilaku korup terawat dengan baik. Proses penjaringan, kandidasi, hingga diajukannya calon kepala daerah maupun pasangan calon kepala daerah, tidak bisa diabaikan terjadinya biaya pemilihan yang mahal.

Baca Juga: Penolakan Pilkada Tidak Langsung Via DPRD

Partai politik tidak becus dalam melakukan peran dan fungsi kerjanya menyebabkan biaya politik semakin mahal, seperti terjadinya money politics akar permasalahannya adalah dari minimnya partai politik menjalankan pendidikan politik kepada masyarakat.