Dengan adanya instalasi pengelolaan air bersih dan pengelolaan air limbah, Anies optimis selain kebutuhan dasar warga terpenuhi, sekaligus dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung karena lingkungannya bersih dan tersedianya air bersih mauopun air minum.
Baca Juga: KPK Cekal Azis Syamsuddin ke Luar Negeri
“Jika kita ingin mendatangkan wisatawan, maka yang harus dipenuhi kebutuhan dasar mereka, salah satunya air dan Insyaallah instalasi pengelolaan air bersih dan limbah ini juga dapat memajukan pariwisata di Kepulauan Seribu karena lingkunganan terjaga dan air bersih tersedia,” pesannya.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu, Hendri memaparkan, pembangunan IPAL di Pulau Kelapa Dua yang selesai Desember 2020 lalu mampu mengolah air limbah 70 meter kubik per hari.
Sedangkan SWRO yang dibangun tahun 2018 dan telah mengalirkan air bersih ke 100 rumah di Pulau Kelapa Dua.
