Tidak terlihat petugas rumah sakit yang mencoba menghalangi tindakan tersebut. Kejadian ini terekam CCTV dan viral di media sosial.

Salah satu petugas rumah sakit, Rusdi, yang dikonfirmasi saat kejadian tersebut membenarkan peristiwa itu terjadi di RS Labuang Baji.

"Mereka (keluarga) langsung menerobos masuk ruang ICU dan mengambil jenazah sebelum sempat dilakukan pemulasaran jenazah. Juga tidak sempat diambil tes swab," kata Rusdi petugas rumah sakit yang ada di lokasi.

Dia mengungkapkan bahwa Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Selatan terlambat datang ke lokasi. Begitu tiba di lokasi, petugas keamanan juga kalah jumlah. Rusdi mengaku ikut menghalangi keluarga yang akan membawa paksa jenazah tersebut.

Baca juga: Poltekkes Kendari Mulai Terapkan Protokol New Normal