Bukan hanya bagian dari alat produksi yang dipreteli maling, sejumlah kabel kelistrikan pada sarana itu digasak maling dengan cara dipotong-potong dan mengambil isi dalam (tima) kabel.
Pencuri leluasa menjalankan aksinya dikarenakan lokasi tempat fasilitas pabrik sepi dan tanpa penjagaan.
Baca Juga: Booming Kakao di Kolaka Utara Dibarengi Harga Bibit yang Meroket
"Kami sudah melaporkan pencurian ini ke pihak kepolisian, namun hingga kini belum ada perkembangan terkait pelaku," ujarnya.
