Penerangan yang minim, menyebabkan daerah sekitar Jembatan Teluk Kendari menjadi rawan tindak kejahatan dan menakutkan. Karena suasana yang gelap, hanya diterangi beberapa lampu yang masih berfungsi, membuat pengguna jembatan harus ekstra hati-hati.
“Ini saya mau pulang, itu sisa satu orang penjual somay. Rawan sekali, sudah mau jam 12,” Muhammad Ilyas mulai khawatir.
Penerangan yang gelap saat malam hari, bukan hanya menyebabkan rawan terjadi tindak kejahatan, namun juga rawan kecelakaan.
Baca Juga: Masa Jabatan Ali Mazi Segera Berakhir, Bappeda Sulawesi Tenggara Susun RPJPD 2025-2045
“Saya kalau lewat malam di sini mesti hati-hati karena gelap,” tutur Abdul, pengendara roda dua.
