Erupsi besar pada 1730-1736 meninggalkan Taman Nasional Timanfaya, di mana tanah panas masih bisa memasak makanan, dan terowongan lava sepanjang 6 km seperti Jameos del Agua yang diubah menjadi auditorium alami dengan kolam berisi kepiting buta endemik.

Melansir hellocanaryisland.com, Minggu (5/10/2025), bukti aktivitas vulkanik terlihat di mana-mana, meski erupsi terakhir terjadi pada 1824, membuat pulau ini ideal untuk petualangan seperti hiking di kaldera atau menyelam di terowongan bawah air.

Penduduk Lanzarote telah mengubah tantangan alam menjadi keunggulan, seperti di La Geria di mana kebun anggur ditanam di lubang abu vulkanik dengan dinding batu pelindung angin, menghasilkan anggur berkualitas tinggi dengan rasa mineral unik.

Pulau ini juga kaya akan pantai pasir hitam, seperti Playa Blanca dan Papagayo, serta marina yang ramai, menjadikannya surga bagi peselancar dan penyelam.

Baca Juga: Trump Ubah Arah, Tegur Israel Hentikan Bom di Gaza dan Nego Hamas Barter Sandera