Dilansir dari Republika.co.id, salah seorang mahasiswi Ayesha Imthiaz mengatakan larangan mahasiswi memakai hijab yang diterapkan kampusnya memaksanya memilih antara agama atau pendidikan. Perempuan berusia 21 tahun itu memakai hijab bagian dari ekspresi keimanannya pada Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Perempuan di Negara Ini Dapat Duit Rp 23 Juta Jika Melahirkan Anak di Tahun 2022
"Rasa malu diminta keluar kelas karena memakai selendang di kepala oleh pejabat kampus mengguncang keyakinan saya," katanya Sabtu (12/2).
"Agama saya dipertanyakan dan dihina di tempat yang saya anggap kuil pendidikan," kata mahasiswi di distrik Udupi, Negara Bagian Karnataka tempat di mulai unjuk rasa larangan memakai hijab.
Ia menambahkan beberapa mahasiswi yang memprotes larangan memakai hijab menerima telepon ancaman. Mereka dipaksa untuk tetap berada di dalam rumah.
