Ikmal juga mengaku, ibu kandungnya sering menelpon melalui HP ayahnya dan ia dipaksa untuk menyampaikan berita yang baik-baik saja. Karena tidak tahan dengan perlakuan ibu tiri dan ayah kandungnya, ia akhirnya memilih lari dari rumah. Kadang ia tidur di rumah teman, atau di teras rumah orang. Dia bertahan hidup dengan makanan pemberian orang.

Sementara itu, dari keterangan Sardin, warga Jalan Orinunggu, Kelurahan Kambu, Kecamatan Poasia, kedua orang tua Ikmal sebelum bercerai pernah bertetangga dengannya di Lorong Family. Dia mengaku kaget melihat kondisi Ikmal yang terlihat kumal.

Baca Juga: Sudah Mengabdi 16 Tahun Guru SD di Kendari Malah Dipecat Diduga Gegara Daftar PPPK

"Dulu tetangga saya di Lorong Family, saya kasihan lihat modelnya tadi. Jadi saya kasi mandi dan belikan pakaian serta makanan, karena sudah lama dia tidak pernah mandi," tutur Sardin.

Jajaran Polsek Poasia yang menerima laporan mengenai kasus Ikmal, langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan sang bocah. Usai mendata, bocah itu pun dibawa ke mobil polisi guna menindaklanjuti kasus tersebut. (A)