Ledakan tersebut memicu kepanikan para pekerja lain yang berada di sekitar gudang. Beberapa di antaranya sempat mencoba memberikan pertolongan, namun api dengan cepat membesar hingga sulit dikendalikan.

Korban yang berada di dalam gudang akhirnya tidak sempat keluar dan meninggal dunia. Asap hitam tebal membumbung tinggi dan bisa terlihat dari radius cukup jauh, menandai besarnya kebakaran tersebut.

Pantauan telisik.id di lokasi, upaya pemadaman melibatkan enam unit armada damkar, terdiri dari satu unit dari Konawe Selatan dan lima unit dari Kota Kendari.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material yang terbakar sebagian besar adalah ban bekas dan cairan hasil olahan yang mudah terbakar.

Baca Juga: Diterpa Efisiensi Anggaran, Pemkab Kolaka Utara Komit Penuhi Layanan Dasar Masyarakat