"Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Waingapu III-IV MMI, getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi, Mataram, Sumbawa Besar III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah," ungkap Rahmat.
Baca juga: Berkas 100 P3K Muna Sudah di BKN
Rahmat Triyono melanjutkan, terasa getaran seakan akan terus berlalu, Kota Bima, Ende, Ruteng, Kairatu, Banda II-III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan terus berlalu Tambolaka, Kendari, Kupang, Ternate dan Alor II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga hari Jumat, 21 Agustus 2020 pukul 11.50 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan 5,0 magnitudo.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
