Olehnya itu, pihaknya berharap kepada pihak sekolah, selain ikut ber-Adiwiyata, sekolah juga bisa merubah budaya siswa terkait pengelolaan sampah.

Baca Juga: Babak Baru, KASN Keluarkan Rekomendasi Calon Sekda Kota Kendari

Dari sekolah, siswa diajarkan cara membuang sampah yang baik, memilah sampah mulai dari sampahorganik dan anorganik, termasuk memisahkan sampah yang berkategori B3 (Bahan Bebahaya Beracun).

Selain itu, DLH juga harapkan dari mengikuti pembinaan Adiwiyata ini adalah pihak sekolah mampu mempengaruhi kehidupan anak didik untuk peduli terhadap lingkungan dengan menjaga sampahnya, juga mempengaruhi linkungan masyarakat sekitar sekolah agar peduli lingkungan.

SDN 84 Kendari yang peduli terhadap penataan lingkungan sekolah. Foto: dok. Telisik