Masa kanak kanak, Djunaedi tinggal dan dibesarkan oleh kakek dan neneknya yang Muslim. Di situ, ia menjalankan rutinitas dan kewajiban Muslim sebagaimana agama yang dianut oleh kakek dan neneknya.
Namun, beranjak dewasa ia kemudian pindah menetap pada orang tuanya. Di tempat orang tuanya itu, ia juga menjalankan rutinitas keyakinan sebagai non Muslim sebagaimana agama yang dianut oleh kedua orang tuanya.
"Saat itu saya bimbang, untuk ikut non Muslim atau memilih sebagai Muslim," kata Djunaedi, Senin (19/4/2021).
Baca Juga: Ini Besaran Zakat Fitrah di Konawe Selatan
Pada akhirnya, ia kemudian memutuskan untuk mencari jati diri dalam menentukan pilihan dalam berkeyakinan. Djunaedi kemudian memberanikan diri untuk memilih Islam sebagai agama yang bakal dipelajari dan dianutnya.
